Akhirnya kembali ke kampus… setelah beberapa tahun hidupku gak jelas…
Lulus kuliah nganggur, nyari kerja gak dapet-dapet… terjerumus ke bisnis pulsa, nongkrong dari pagi sampe malem di kios, banyak pengeluaran, sedikit pemasukkan… menyedihkan deh…
Tapi kadang-kadang seneng juga nongkrong di kios sama temen-temen apa lagi pelanggan kita kan mahasiswi cewek2 cantik kampus UNJANI…
Ada Rani si hitam manis sexy berbokong Jelo, ada Rena si gadis milo agak2 tomse, ada KaZhe si cantik, dan buanyak lagi
Beberapa bulan kemudaian ada tawaran kerja dari PT “PERTAMIUN” Tbk. Wah perusahaan gede… asik bisa liat Monas tiap hari di ketinggian lantai 13…
Tapi lama-lama BT juga… kayaknya bukan gaya hidup gw seperti itu… bangun pagi jam 4an, berangkat kerja macet2an (jakarta gitu loh
pulang kerja capek langsung tidur… bangun pagi lagi… bla..bla..bla.. tiap hari… bosennn…
Cek out dari PT “Pertamiun” gw nganggur lagi, nyoba2 bisnis online… 10 bulan penuh penderitaan, hasilnya pas2an…
Sekarang sih alhamdulillah, setelah 6 bulan berdirinya KlubPulsa.com dan menggarap beberapa bisnis affiliasi lain, gw bisa dapat income yang lumayan deh… bisa untuk shooping, makan2, hang-out, nonton, investing, dll… NGARANG dikit
Uang tetap mengalir (sistem yang bekerja keras) walau gw lagi hang-out, berkunjung ke rumah temen, nonton dvd, bahkan lagi tidur… GAK SEGITUNYA KALEEE… tetep.. sewaktu2 gw harus kerja…
Sepertinya gw sudah menemukan kehidupan gw yang sebenarnya… “hidup bebas mati baik” jadi BOSS diri sendiri
Gw akan full di bisnis online dan sekarang saatnya untuk go Internasional… (kaya Agnes Monica aja… go Internasional
Makanya sekarang gw putuskan untuk berguru lagi…
Kembali ke kampus, ibu-guru-ku orang kampung Banjaran berpenghasilan $10,000++ per bulan… wow…
Beliau adalah Internet Marketer kelas dunia, Anne Ahira namanya… anak kampung yang menjelajah dunia…
Siapa Anne Ahira?

moe on
d'upeL cOmmu on 






Kalau Anda sudah lulus di Asian Brain sebaiknya daftar jadi PNS saja dulu pakai gelar sarjana yang Anda punya. Saya dulu juga menganggur. Sebelum resmi kerja di mass media televisi yang sudah sepuh di republik ini, saya kerja sebagai tukang lipat kertas suara di Gedung AKA Jl. Bangka Mampang Prapatan untuk pemilu 1977. Sebelumnya di kampung halaman kerja sebagai tukang warna industri batik di Solo. Lalu ke Jakarta dan melamar jadi pegawai Yayasan Televisi RI dan tahun 1981 resmi diangkat jadi PNS di Lembaga Penyiaran Publik TVRI Senayan Jakarta. Sampai saat ini masa kerjaku sudah 30 tahun. Suka duka dalam bekerja menghantarkan saya sebagai penyunting film(video) suatu profesi yang tak aku bayangkan sejak duduk di bangku SLTA dulu. Dengan pekerjaan ini saya sempat keliling tanah air dengan gratis plus dapat uang SPJ yang nilainya begitu besar untuk ukuran PNS tahun 1980s/d 1990. Saya juga ngobyek mengedit klip lagunya Ebiet G Ade, Jamal Mirdad, Nur Afni Oktafia dan obyekan lainnya misal bikin acara Ultah Golkar yang memungkinkan saya punya rumah sederhana untuk ukuran PNS. Wah pokoknya serba wah untuk ukuran saat itu. Di sela-sela bekerja itu saya kuliah dan lulus jadi Sarjana dan terus kerja sampai saat ini di Mass Media yang telah menghidupiku sampai saat ini. Ilmu yang saya dapatkan dari penyuntingan dan perekaman video acara televisi ini memang selalu berkembang sesuai dengan tuntutan jaman. Kalau dulu penyuntingan video (film) dilakukan mekanik sekarang ini elektronik dengan bantuan komputer. Demikian dalam penyiarannya semuanya serba computerised. Namun faktor manusia sebagai operator juga diperhitungkan. Nah dalam salah satu sesi TAHU yang dipandu oleh Dewi Hughes Maret 2008 kemaren hadir Anne Ahira ke Studio 8 TVRI untuk siaran Live juga sekaligus Recording. Selama setengah jam Anne Ahira menjelaskan tentang sekolahnya di Banjaran Bandung yang diberi nama Asian Brainers Com. Akhirnya saya rekam acara itu dan saya putuskan saya kursus lagi di tempatnya Anne Ahira dan saat ini sudah member bulan ke-2. Semoga ada manfaatnya bagi Anda yang telah lulus Sarjana tapi belum full kerja dan terus tekun dalam usaha, berdoa dan perbanyak persahabatan dengan siapapun.Jangan putus asa….demikian lagu hit Koes Plus di tahun 1973…
@Joko B. Hermanto,
Terimakasih pak, kisah yang menarik.
Salam sukses.